“kenapa harus malu ??
Cella bangga kok sama pae, Cella sayang sama pae” jawabku sembari tersenyum.
Itu adalah moment yang tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku.Aku sekeluarga sangat mencintaimu pae :*
Welcome To My Personal Blog
“kenapa harus malu ??
Cella bangga kok sama pae, Cella sayang sama pae” jawabku sembari tersenyum.
Itu adalah moment yang tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku.Hari yang cerah, secerah hatiku menantikan hari itu. Hari spesial dimana 2 orang yang aku sayangi didunia ini berulang tahun tepat di hari yang sama.
3 februari. kebetulan yang sangat indah.
adalah ayahku dan ibu dari ka adit yang lebih berbahagia, diberikan panjang umur hingga tahun ini.
ayah yang selalu menssuport aku dalam karir dan pendidikan, yang selalu menginspirasi aku dalam melangkah dan yang selalu menangis saat aku menunjukkan sesuatu yang mungkin cukup membuatnya bangga. sekeras-kerasnya sifat yang dia punya, aku yakin ia memiliki perasaan yang lembut, buktinya kemarin aku mendengar suaranya agak parau saat aku mengucapkan "selamat ulang tahun" via telfon. Mungkin dia tak menyangka aku bisa mengingat ulang tahunnya, karena aku jarang komuikasi, hanya sesekali sms menanyakan kabar masing-masing. aku sungguh menyayanginya :*
yang kedua, ibu ..
entah bagaimana sejarahnya aku lebih nyaman memanggilnya dengan sebutan ibu, mamah dari pria yang aku sayangi, yang telah menemani hidupku dalam tiga tahun terakhir.
iya, ibu juga berulang tahun tepat di tanggal 3 februari.
awalnya aku berencana membelikannya buah duren seperti tahun lalu, karena aku tau beliau amat menyukai buah berduri itu.
Tapi penyakitnya yang baru diketahui beberapa hari yang lalu membuatnya mengambil keputusan untuk tidak akan memakan buah duren lagi untuk tenggang waktu yang tidak bisa di tentukan.
pada mulanya, aku dengar ibu jatuh dari tangga, ia mengeluh sakit beberapa hari berikutnya, hingga di bawa ke tukang pijit, tetapi hari demi hari pinggangnya tak kunjung sembuh, singkat cerita dibawalah ibu ke RS. Royal Taruma untuk di rontgen.
Itu cukup mahal, beruntunglah ibu memiliki kakak yang baik yang sering di sebut 'Wa Haji' ka adit, wa Haji lah yang membiayainya.
betapa terkejutnya aku mendengar ada tumor tumbuh di dalam tubuhnya, kesakitannya selama ini mungkin karena itu, ibu harus di operasi.
Suatu ketika aku menjenguk ibu dirumahnya, melihatnya terbaring namun sudah agak ceria dibanding 1 minggu sebelumnya saat aku menjenguknya saat beliau merasa kesakitan.
saat itu, ibu sedang berbaring sembari memakan cemilan dan mendengarkan radio. namun terlihat beda, ibu harus menggunakan selang untuk buang air kecil.
aku menanyakan keadaannya, ibu menceritakan apa yang beliau rasakan padaku.
"rasanya seperti orang mati shel saat di rontgen, ibu di suruh masuk ke tabung yang besar tapi hanya seukuran tubuh ibu, selama setengah jam dan ibu mendengar suara gemuruh, ibu kapok ga mau lagi, ibu takut" Ucapnya sambil masih berbaring.
Aku hanya diam dan menanyainya sesekali, aku tak kuat dan akhirnya air mataku tak terbendung lagi. aku sedih, kenapa wanita sebaik itu harus menerima cobaan seberat ini ?
aku jadi teringat kebaikan ibu pada mamahku kala itu, saat mamah mengalami kebakaran. bisa kalian baca disini.
"Assalamualikum Ibu" seru ku sambil membuka pintu, dan mendapati ibu sedang melepas mukenah, ibu baru saja selesai shalat magrib.
aku menjukkan sesuatu yang aku bawa sambil berucap "selamat ulang tahun ibu ..."
ibu teriak kegirangan, memeluk dan menciumku.
"aaaakkk kok shela tau ?? aduh ibu jadi malu, makasih ya shel" seru ibu sambil sesekali menutup muka karena agak malu dan mungkin sedikit terharu.
jauh hari sebelum ulang tahun ibu kali ini, ibu pernah bilang ingin memakan pizza saat ulang tahunnya, dan alhamdulilah aku bisa mewujudkan keinginan sederhana nya.
senang rasanya melihat ibu begitu antusias, dan sekarang ibu sudah bisa berjalan, meski belum terlalu jauh.
disitu juga ada abang dan mbun, kucing ibu yang lucu.
kami berempat memakan pizza meat lovers itu, sebagian ibu berikan kepada sodaranya yang rumahnya tak jauh dari rumah ibu.
Beberapa saat berlalu, aku ibu dan ka adit bercengkrama sambil tiduran dan menyaksikan acara televisi.
Percakapan agak serius dimulai.
"nanti ibu mau ikut ka adit loh shel, kamu ijinin ga??"
"shela mah kalo jodoh sm ka adit boleh-boleh aja, malah seneng makin rame" jawabku jujur dari hatiku yang paling dalam.
"yah kirain, ibu takut ntar di bentak-bentak" ujarnya sambil tertawa.
"haha ya ga lah ibu, memangnya sinetron hehe aku udah biasa kok merawat nenek-nenekku"
Waktu berlalu begitu cepat, aku disuruh ibu pulang, takut kemalaman, uhh sebenarnya aku tak ingin beranjak, masih nyaman tiduran dekat ibu. tapi aku harus pulang.
aku berkemas pulang, memakai jilbabku kembali.
sebenarnya aku udah siapin budget buat ulang tahun ibu, setelah dibelikan pizza, masih ada sisa, dan aku berniat memberikan ke ibu, meski aku tau ibu pasti menolak :(
"ini apa shel ibu ga mau kaya gini shel"
"ibu gpp bu, shela cuma kasih dikit"
"ibu ga mau, ntar kamu gimana ?"
"ibu dengerin dulu, alhamdulilah kan shela bulan ini naik gaji, mungkin ini rezeki ibu, maaf shela cuma bisa kasih dikit, soalnya kemarin kan waktu shela jenguk belum bisa kasih apa-apa"
"iya, tapi kamu kan ga punya siapa-siapa disini ntar kalo kamu kurang gimana" ibu mulai menangis.
"kata siapa, shela kan punya ibu, gpp ibu shela ikhlas, ini hanya sedikit, lagian ibu udah baik sama mamanya shela"
"ibu mah kalo bisa baik pengennya sama siapa aja shela"
"iya makanya itu shela makasih banget ibu udah baik"
kami menangis dalam pelukan.
"udah ibu jangan nangis yaa, semoga ibu cepat sembuh, diberikan panjang umur, amin, jangan nangis ibu"
"iya shela,"
akhirnya aku berpamitan, memeluk dan mencium kedua pipi ibu.
aku bahagia sekali kala itu, aku merasa sudah mengantongi restu dari ibu sepenuhnya.
semoga aku ditakdirkan menjadi menantu ibu, aku bahagia berada diantara keluarga itu.
alhamdulilah :)
Dear Kelinci Kecil,
Rasanya sudah lama sekali aku ga cerita ke kamu.
banyak hal yang aku alami selama ini, hal pahit, manis, menegangkan, mengharukan, penantian, dan rasa syukur karena aku percaya semua yang terjadi berdasarkan skenario dari Allah SWT.
1 juli 2014,
suatu pagi yang cerah, tapi seketika mendung dan aliran air mata membasahi pipiku kala SO memanggilku untuk meeting berdua saja.
dia bilang, aku harus keluar dari PT. ISS. dia bilang attitude aku jelek.
aku tak mengerti apa yang dia tuduhkan terhadapku, aku terima saja.
kebetulan saat itu awal puasa, aku ga tau jika tangisanku kala itu dapat membatalkan puasaku atau tidak, entahlah, semuanya kacau.
aku berpikir jauh ke depan, cari kerjaan saat menjelang lebaran itu hal sulit.
pemberitahuan soal pemecatanku yang mendadak cukup membuatku kaget, aku belum ada persiapan.
aku harus bagaimana ?? aku hanya bisa berpura-pura tertawa dan bahagia di hadapan sahabat-sahabatku di perusahaan itu, meski mereka sebenarnya tau apa yang terjadi, mereka tau apa yang aku rasakan saat itu.
sebelumnya, sudah banyak orang yang di pecat olehnya dengan alasan yang tidak logis, mungkin aku salah satu korban kejahatannya, entahlah..
jumat, 4 juli 2014
hari terakhir aku bekerja disitu, banyak sahabat yang bersedih melepas kepergianku, banyak yang tidak percaya dengan apa yang terjadi padaku karena selama ini terlihat biasa saja.
aku, korban pemecatan secara tidak hormat, tanpa surat peringatan, tanpa surat pemecatan dari seseorang yang tega !
saat itu aku menganggur selama kurang lebih 2 bulan, aku bingung harus bagaimana, aku baru mengabari ibuku setelah beberapa minggu, aku takut aku ga berani menceritakannya pada ibu.
aku ga mau membuat ibuku sedih cukup hanya aku yang menghadapi ini.
waktu terus berjalan, sepanjang ramadhan aku hanya diam di kost karena belum ada panggilan.
setiap hari aku lalui dengan berkumpul dengan sahabat-sahabatku untuk sekedar buka puasa bersama atau menemani bang Arif meeting.
setiap malam aku tak bisa tidur memikirkan nasibku, sungguh aku merasa down saat itu.
kenapa ini harus terjadi sekarang, kenapa tidak nanti saja setelah lebaran ?? pikirku dalam sela malam saat aku terjaga dari tidurku.
semua berlalu dengan sangat menyedihkan, tapi aku beruntung punya sahabat seperti mba nila, mba inong, bang arif, akbar, aku beruntung mereka selalu membuatku bahagia, membuat aku lupa terhadap semua yang terjadi yang sangat menyakitkan itu.
H-7 lebaran
aku putuskan untuk pulang pemalang bersama ibuku,
aku bahagia tapi aku sedih karena telah membuat ibuku sedih dengan cerita hidupku.
tapi aku masih punya banyak keluarga dan sahabat di pemalang yang pastinya akan selalu menghiburku disaat seperti ini.
sudah cukup lama aku di pemalang sambil apply job via internet dan menunggu panggilan.
17 agustus 2014
pada suatu hari, ku terima beberapa panggilan interview.
aku memutuskan untuk kembali ke jakarta, kembali memperjuangkan hidupku demi ibu dan orang tersayang yang selalu mendukungku.
ini tak mudah.
setelah interview aku harus menunggu lagi dan kembali menganggur di kost.
jumat, 29 agustus 2014
aku mendapat interview ke dua disini, dan aku di nyatakan di terima,
hari sabtu aku mendaftarkan diri untuk kuliah di STIE Bisnis Indonesia (S1 Manajemen).
aku kira ini skenario yang indah. aku sangat bersyukur sekali.
jauh hari sebelum ke jakarta, aku di ajak oleh para sahabatku untuk berlibur di pulau harapan, nanti tanggal 6 sept, bertepatan dengan hari ulang tahunku, dan berhubung bang Arif guide nya maka aku free, ya dia memang selalu baik pada kami semua.
tapi aku selalu bilang "gue akan ikut kalo pada saat itu kondisi gue uda kerja".
sepertinya mereka sangat berharap aku ikut, tapi mereka mengajak SO. jadi itu menjadi pertimbangan tersendiri buat aku.
1 sept 2014
aku resmi bekerja di perusahaan ini, dan artinya aku akan ikut ke pulau harapan.
awalnya aku sangat tidak betah, ini jauh karena aku harus naik angkutan umum 2x itu sangat memakan biaya, waktu, dan tenaga.
tapi apapun aku lakukan demi membuat ibuku tidak bersedih lagi.
6 sept 2014
akhirnya hari yang di tunggu tiba juga, hari ulang tahunku yang ke 20.
dapat kado dari sahabatku berupa trip ke pulau harapan, 2 hari satu malam.
itu hari ulang tahun yang paling menyenangkan dalam hidup aku.
15 sept 2014
hari pertama kuliah, aku tidak percaya akan mengalami ini.
kuliah, sesuai cita-citaku sebelumnya agar bisa kuliah dan bekerja.
hidup ini sangat indah meski harus di lalui dengan perjalanan yang berliku. alhamdulilah.
waktu telah berlalu, aku makin mengenal temen" kuliah, mereka sangat baik dan menyenangkan.
nanti malam akan ada belajar kelompok seperti biasa jika ada tugas. hehe
aku sangat menikmati takdirku saat ini.
10 okt 2014
aku di ajak family gathering ke sukabumi.
ini gathering pertamaku, selama aku bekerja aku baru pernah ikut gathering,
ini sangat menyenangkan, membuatku lebih mengenal temen" kantor ini.
dan aku jadi tau bahwa atasanku sangat baik padaku.
terima kasih untuk :
ibu yang senantiasa tanpa henti mendoakan aku.
sahabat yang selalu berbagi tawa denganku.
orang yang telah melukaiku, tanpa anda saya tidak akan sebahagia dan sekuat ini.
semoga bermanfaat dan menginspirasi bahwa hidup tak selamanya berjalan mulus ^^
saat ini aku sedang menjalani hidup baru .. hidup di kosan yang baru setelah aku resign dari tempat kerjaku yg lama karena berbagai hal .
aku merasa asing disini .. merasa ada yang kurang ..
aku butuh teman .. ahh mungkin ini hal wajar jika seseorang menghuni tempat baru apalagi sendirian :(
tiba-tiba teringat sosok mama yang selalu mendukungku ..
yaAllah aku kangen mama .. aku hidup dengan mama selamana .. tak terpisah jarak seperti ini .. Ya Allah lindungi mama
kalo ditanya soal siapa orang yang paling dekat denganku didunia ini ,,
aku bingung harus jawab siapa ..
kalo pertanyaan itu dilontarkan untuk sebagian besar orang, mereka pasti akan menjawab "ibu, ayah, sahabat, pacar dll"
aku pribadi, aku ingin sekali menjawab "ibu" ..
karena aku tau selama 9 bulan aku melekat pada tubuhnya, dan aku bisa hidup sampai sekarang juga berkatnya ..
tapi sejak kecil aku hidup bersama nenekku, mungkin ibu memang sering pulang, tapi karena aku 4 bersaudara, aku pikir kasih sayang ibu sudah dibagi"kan kepada saudaraku yang lain juga, aku merasa jauh, jauh karena jarak kita yang memang begitu jauh ..
tapi jauh dilubuk hatiku yang paling dalam, aku merasa sangat dekat dengannya, meskipun aku tak pernah bisa memeluknya setiap saat ..
meski aku tak bisa mengadu padanya, tidur dipangkuannya setiap hari ..
tapi aku tau kasih sayangnya sungguh luar biasa padaku dann semua saudara"ku yang lain ..
lalu yang kedua aku ingin menjawab "ayah" ..
iya, beliau yang selalu aku temui setiap harinnya, tapi kedekatan kita tak sedekat aku dengan ibu saat bertemu, meski begitu aku tau beliau juga sangat menyayangiku .
kemudian sahabatku, namanya trisna ..
dulu kita begitu dekat, setiap hari bertemu, berpelukan saat berboncengan naik sepeda setiap berangkat sekolah, aku selalu menceritakan apapun padanya, apapun, bahkan yang tak penting sekalipun aku ingin membaginya bersama sahabatku yang agak pendiam itu ..
iya, bahkan hal yang tak pernah aku lakukan bersama ibu, aku merasa sangat dekat dengannya, tapi sekarang kita jauh, berada di dua tempat yang berbeda membuatku merasa sangat merindukannya dan menginginkan kebiaaan konyol kita terulang lagi, bersamanya, dan hanya bersama trisna sahabtku yang sangat menyayangiku ..
setelah itu ada pacarku, aku juga merasa sangat dekat dengannya, bisa dibilang dia pengganti trisna saat ini, meski aku tau kalau trisna itu sahabat yang tak pernah tergantikan dari hidupku .
aku juga sering menangis, tertawa dan bercanda bersama dengan kekasihku ..
tapi tetap saja, dikesunyian aku merasa sendiri, sendiri karena aku menyadari, aku adalah individu dan bukan kelomppok ..
bisa saja hatiku terpaut sangat erat dengan mereka yang telah aku sebutkan, tapi tetap saja kita individu yang berbeda, yang punya kehidupan sendiri, peran sendiri dan jika kelak kita semua mati kita akan mempertanggungjawabkan semuanya sendiri.
maka yang sebenarnya paling dekat dengan kita yaitu Allah Subhanahuwata'ala ..
penguasa alam semesta, dan tentunya yang mentakdirkan aku ada didunia ini .
Beliau sumber dari segala sumber pencipta ..
maka saat aku merasa sendiri, dan sangan sendiri, aku tau kalau masih ada Tuhan yang tak pernah lalai menemani makhluknya ..
